Langsung ke konten utama

Cara Memilih Hunian Kos.

    

Lagi bingung cari kos? Pergi merantau untuk menimba ilmu seorang diri memang bukanlah hal yang mudah Squad. Kamu harus belajar untuk hidup jauh dari rumah dan terpisah dari orang tua. Untuk itu, kamu harus mencari tempat sewa kos yang nyaman, aman, punya fasilitas baik sekaligus dekat dengan lokasi kampus. Ingat, menentukan tempat kos itu nggak boleh asal. Ada beberapa hal penting yang harus kamu pertimbangkan. Apa saja? Yuk, cari tahu!

1. Tentukan budget

Menentukan budget yang sesuai dengan kemampuanmu dan orang tua adalah langkah awal yang harus kamu lakukan. Sepakati dulu berapa biaya yang mau dikeluarkan untuk kos kamu dengan orang tua. Dengan menentukan budget terlebih dahulu, kamu pun akan lebih mudah dalam mencari kos karena bisa mempersempit pencarian kos.

2. Cari dari jauh-jauh hari

Begitu kamu mendapatkan pengumuman bahwa kamu dinyatakan lulus, sebaiknya jangan menunggu hingga waktu ospek untuk mencari tempat kos. Kos yang berlokasi strategis dan berfasilitas lengkap pastinya akan menjadi incaran banyak orang. So, jangan buang-buang waktu dan cari kos sejak jauh-jauh hari. Jika tidak, bisa-bisa kamu pusing mencari kos karena semua yang bagus sudah penuh. Saat menemukan yang cocok, langsung lunasi pembayarannya agar tidak disalip orang lain.

3. Pilih lokasi yang ideal

Dari beberapa kriteria yang harus dipertimbangkan, lokasi merupakan hal utama yang wajib untuk kamu perhatikan dengan baik. Apabila kamu memiliki kendaraan pribadi, mungkin kamu bisa memilih rumah kos yang letaknya cukup jauh dari kampus. Jarak kos yang jauh dari kampus juga membuat harga sewa kos biasanya jauh lebih murah.

Namun apabila kamu tidak punya kendaraan, maka sangat disarankan untuk memilih kos yang dekat dari kampus. Akan lebih baik lagi, jika kamu memilih kos yang bisa ditempuh dengan cara berjalan kaki dari kampus.

4. Cek lingkungan sekitar kos

Setelah menentukan lokasi, penting juga nih untuk memerhatikan lingkungan di sekitar rumah kos. Apakah lingkungannya ramai atau tidak? Banyak tempat makan atau tidak? Pilihlah rumah kos yang dekat dengan minimarket, pusat jajan, warung, tempat ibadah, restoran, klinik, laundry, serta pusat print dan internet.

5. Tanyakan seluruh fasilitas yang ada

Fasilitas yang lengkap akan jadi faktor kunci untuk menentukan apakah kamu akan betah tinggal di sana atau tidak Squad. So, jangan lupa tanyakan seluruh fasilitas yang ada sejelas-jelasnya. Misalnya apakah tersedia WiFi, laundry, air minum, dapur, atau kamar mandi dalam. Semakin lengkap fasilitasnya, maka akan semakin mahal juga harga sewanya. Jadi, kembali lagi ke kamu, apa saja fasilitas yang benar-benar kamu butuhkan?

Jangan lupa juga untuk menanyakan soal peralatan elektronik apa yang boleh kamu bawa, seperti rice cooker, televisi, kipas angin, setrikaan, dan sebagainya. Biasanya ada rumah kos yang akan mengenakan biaya tambahan untuk itu.

6. Bandingkan harga

Sebelum kamu memutuskan untuk menyewa, kamu harus berkeliling untuk melakukan survei terlebih dahulu. Bandingkan harga dan fasilitas yang ditawarkan dari beberapa tempat kos. Bandingkan apakah harga yang ditawarkan sesuai atau tidak dengan fasilitas yang ada. Ada juga beberapa rumah kos yang menerapkan sistem sewa berbeda, yaitu per bulan, per tiga bulan, atau bahkan per tahun. Sebaiknya pilihlah yang sewanya per bulan, agar kamu bisa melihat terlebih dulu apakah kamu betah atau tidak tinggal di sana.

7. Perhatikan teman kos

Apakah kamu mau kos yang campur atau tidak? Rumah kos biasanya dibagi menjadi tiga kategori, yaitu wanita, pria, atau campur. Pertimbangkan positif dan negatif dari kategori ini sebelum menentukan yang paling nyaman untuk kamu. Sebaiknya diskusikan juga hal ini dengan orang tua. Tanyakan apakah mereka keberatan atau tidak jika kamu tinggal di kos campur.

8. Tanyakan apakah ada ibu/bapak penjaga kos

Walaupun terlihat sepele, keberadaan ibu/bapak penjaga kos ternyata penting lho. Selain untuk keamanan, mereka juga bisa membantu kamu saat kesulitan. Misalnya nih kalau ada emergency seperti kamu sakit atau kehilangan barang, sosok penjaga kos inilah yang akan membantu kamu. Kos yang ditinggali oleh penjaga biasanya juga lebih terjaga kebersihan dan kerapihannya karena ada orang yang mengawasi.

9. Cari tahu peraturan kos

Tiap kos pastinya memiliki aturan yang berbeda-beda. Saat mencari kos, tanyakan juga aturan di tempat kos incaran agar kamu bisa menyesuaikan dengan kebutuhanmu. Ada tempat kos yang mempunyai jam malam dan mengharuskan kamu untuk kembali di waktu tertentu. Jika kamu punya banyak kegiatan kampus dan sering pulang larut malam, carilah kos yang memperbolehkan.

5 Hal Hunian Layak

Untuk memiliki rumah yang layak huni, masyarakat setidaknya harus memenuhi lima syarat penting. 

1. Ketahanan dan keselamatan bangunan

Rumah tersebut memiliki ketahanan atau keselamatan bangunan. Hal tersebut dapat dilihat dari keandalan komponen struktur berupa  pondasi, sloof, kolom, balok, rangka atap, kualitas dimensi, campuran bahan bangunan serta ikatan antar komponen. 
 
Dari sisi nonstruktur rumah juga memiliki lantai, dinding, kusen dan daun pintu serta jendela, penutup atap yang memadai. 

2. Kecukupan luas ruang penghuni

Setiap penghuni menimal memiliki luas ruang 7,2 meter persegi per orang dan tinggi ruang minimal 2,8 meter. 

3. Akses sanitasi layak

Sanitasi tersebut adalah tersedianya MCK, septic tank, tempat sampah, saluran pembuangan air kotor dan limbah yang layak dan dengan jarak terjangkau. 

4. Akses air minum layak 

Selain akses air minum yang layak juga mudah terjangkau dari sisi waktu atau jarak tempuh dan kualitas air memenuhi syarat layak minum. 

5. Adanya luasan pencahayaan dan penghawaan

Prosentase pencahayaan dalam rumah minimal 10 persen luas lantai dan penghawaan minimal 5 persen luas lantai.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Warga RI Lebih Suka Berteman di Facebook Ketimbang Medsos Lainnya

Berdasarkan survei   Kementerian Komunikasi dan Informatika   bersama   Katadata Insight Center (KIC) , Facebook tampaknya mampu membuat penggunanya lebih banyak berteman ketimbang   media sosial   lain. Dari sekitar 11 ribu orang yang disurvei, ada 30,8% responden yang memiliki teman/ followers / subscribers  lebih dari 1.000 orang di  Facebook . Sedangkan responden yang memiliki teman dengan jumlah serupa di  Instagram  hanya 11,8%. Proporsi responden yang punya 'banyak teman' di  platform  media sosial lainnya juga jauh lebih kecil, seperti terlihat pada grafik. Bahkan  Youtube  tampaknya menjadi media sosial yang paling sulit digunakan untuk membangun pertemanan, karena responden yang punya 'banyak teman' di  platform  ini hanya 2,2%. Hal tersebut mengindikasikan bahwa setiap  platform  media sosial bisa memberi pengaruh tersendiri pada perilaku penggunanya .  Semisal, orang bisa lebih terbuka dalam meminta atau menerima pertemanan di Facebook, namun berubah menjadi

Indonesia: Hampir 70 persen sumber air minum rumah tangga tercemar limbah tinja

  Wash Spesialis United Nations Children's Fund (UNICEF) Indonesia, Maraita Listyasari menyebut, air minum dalam rumah tangga di Indonesia telah tercemar limbah tinja mencapai 70 persen.  Maraita mengatakan, angka tersebut berdasarkan data dari Kemenkes. Ia pun mendorong kepada masyarakat Indonesia untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Selain dari upaya PHBS, perlu didukung dengan upaya meminimalisir penyakit seperti rutin menyedot septic tank (WC) 3-5 kali dalam setahun. Kemudian, perlu untuk memasang WC dengan benar serta terhubung dengan sistem perpipaan. "Untuk meminimalisasi terjadinya penyakit pastikan toilet di rumah terhubung dengan sistem perpipaan atau WC. Kemudian, sedot 3-5 kali setahun dan jangan tunggu sampai penuh," tegas Maraita seperti dikutip dari  okezone.com , Jumat, 21 Oktober 2022. Maraita menambahkan, agar melakukan pengelolaan sanitasi dengan baik. Sebab, virus dan bakteri bisa masuk lewat mana saja sesuai dengan yang ditunjukkan

Perkiraan Jaringan 6G Masuk Ke Indonesia

Indonesia baru memulai uji coba teknologi telekomunikasi dan informasi berbasis 5G. Namun sejumlah negara maju diketahui sudah memulai kajian pengembangan teknologi jaringan internet 6G. Nantinya teknologi baru tersebut diprediksi memiliki kecepatan internet 100 kali lebih cepat dari 5G. Kemampuan unduhnya mencapai 1 terabyte per sekon yang setara dengan 142 jam film per detik. Begitu pula dengan pita spektrum gelombang sinyal berkisar 300-3.000 gigahertz (GHz), sedangkan 5G hanya berfrekuensi 30-300 GHz. Spektrum tersebut bersifat paralel dengan spektrum frekuensi. Jaringan 6G mendorong adopsi teknologi baru, seperti hologram, realitas tertambah (AR), dan realitas virtual (VR). Sejumlah negara mulai mendaftarkan hak paten dalam penggunaan jaringan 6G. Tiongkok telah mendaftarkan 13.449 paten atau 35% dari total 38.032 paten 6G di dunia. Negara lainnya pun menyusul, seperti Amerika Serikat (6.926 paten), Eropa, (4.933 paten), dan Jepang (4.756 paten). Sementara di Indonesia jaringan in