Langsung ke konten utama

Solusi Perangkat 3G Agar Dapat Akses Internet (Dampak Shutdown 3G)


Jaringan 3G siap dimatikan di Indonesia. Telkomsel mendorong para pelanggan yang masih menggunakan layanan 3G untuk segera beralih 4G/LTE. Masyarakat yang akan melakukan migrasi ke uSIM 4G harus mengecek lebih dulu ketersediaan jaringan 4G di wilayahnya. Selain juga dukungan 4G pada perangkat yang digunakan.

Kenapa harus sinyal 3G, dan bukan 2G yang teknologinya jelas jelas lebih lama. Menurut Menkominfo, layanan 2G sampai saat ini masih dibutuhkan masyarakat, khususnya untuk keperluan telepon, Selain itu, secara perkembangan teknologi 5G masih belum terlalu luas pasarnya karena masih ada 4G. Tapi jika dibandingkan dengan 4G, 3G jauh lebih lambat.


"Berbeda dengan 2G itu suara, sehingga tetap dipertahankan karena masih ada HP masyarakat yang menggunakan, sedangkan 3G sudah ada alternatifnya bisa menggunakan 4G," ujar Johnny saat ditemui di Kantor Kominfo, Senin (28/3/2022).


Dalam keterangan resminya, pihak Telkomsel mengatakan pengecekan tersebut bisa dilakukan lewat USSD Menu Browser (UMB) di *888*47#.


Untuk menukarkan kartu SIM ke uSIM 4G, Telkomsel membuka berbagai kanal. Mulai dari online dengan mengakses akun resmi media sosial Facebook dan Twitter, Virtual Assistant (VA) Telkomsel, dan mitra e-commerce (Shopee, Tokopedia, Bukalapak, dan JD.id).


Selain itu juga bisa mengunjungi layanan Grapari online pada tsel.me/graparionline. Dengan menggunakan layanan tersebut, kartu uSIM 4G/LTE pengguna akan diantarkan langsung ke alamat tujuan.


Penggantian kartu uSIM 4G/LTE ini juga bisa dilakukan secara offline. Masyarakat dapat langsung mengunjungi Grapari atau layanan Mygrapari terdekat.

"Guna memastikan kelancaran proses upgrade layanan 3G ke 4G/LTE ini, Telkomsel sendiri telah memulai proses persiapan sejak 2021 lalu, dengan sukses melakukan penataan ulang (refarming) pita frekuensi 2.3 GHz untuk memaksimalkan penguatan kapasitas dan kualitas jaringan 4G/LTE yang ada. Selain itu, Telkomsel bersama BAKTI Kominfo juga sukses melakukan pengalihan seluruh ribuan BTS Universal Service Obligation (USO) di wilayah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal) di sepanjang 2021 agar terhubung ke jaringan 4G/LTE Telkomsel," kata Direktur Network Telkomsel, Nugroho, dikutip Senin (28/3/2022).


"Telkomsel juga telah mendapatkan kepercayaan dari Kementerian Komunikasi dan Informatika RI untuk melanjutkan membangun 7.772 BTS USO 4G di wilayah 3T hingga akhir 2022, untuk mewujudkan pemerataan dan kesetaraan akses broadband terdepan yang akan membuka lebih banyak peluang penguatan ekosistem digital yang inklusif hingga pelosok negeri".


Proses peningkatan atau pengalihan (upgrade) layanan jaringan 3G ke 4G/LTE ini dilakukan pada 504 kota/kabupaten. Seluruh proses tersebut akan dilakukan secara bertahap hingga akhir 2022 mendatang.


Kapan proses Shutdown 3G Telkomsel di laksanakan ?

Proses Shutdown 3G Telkomsel sebagai langkah peningkatan Layanan 3G to 4G akan di lakukan secara bertahap sebagai berikut :


Tahapan I dilakukan Maret-Mei 2022 pada 90 kota/kabupaten, mencakup 766 kecamatan. Tahap berikutnya Juni-Juli 2022 pada 132 kota/kabupaten. Lalu Agustus hingga Oktober 2022 dilakukan pada 178 kabupaten/kota. Terakhir adalah 104 kabupaten/kota di bulan November hingga Desember 2022.

(Sumber : www.cnbcindonesia.com)


Dampak dari hal tersebut akan berpengaruh ke layanan network pelanggan khususnya di daerah yang masuk dalam tahap proses, salah satunya akan hilang sinyal 3G dan dimana site tersebut sudah discover jaringan 4G.


Solusi untuk pelanggan Telkomsel yang terkena dampak peningkatan Layanan 3G to 4G (Shutdown 3G) adalah :

  1. Dilakukan refresh device dan menggunakan jaringan otomatis di 4G (tidak manual) sehingga jaringan yang digunakan adalah 4G (bagi USIM 4G).
  2. Jika device tidak support sinyal 4G, setting device agar menggunakan jaringan 2G.
  3. Dilakukan refresh network di Grapari atau restart device jika tidak dapat melakukan pemilihan jaringan secara manual.
  4. Dilakukan ganti kartu ke USIM 4G melalui website mytelkomsel, datang ke grapari atau melalui MyGrapari.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Warga RI Lebih Suka Berteman di Facebook Ketimbang Medsos Lainnya

Berdasarkan survei   Kementerian Komunikasi dan Informatika   bersama   Katadata Insight Center (KIC) , Facebook tampaknya mampu membuat penggunanya lebih banyak berteman ketimbang   media sosial   lain. Dari sekitar 11 ribu orang yang disurvei, ada 30,8% responden yang memiliki teman/ followers / subscribers  lebih dari 1.000 orang di  Facebook . Sedangkan responden yang memiliki teman dengan jumlah serupa di  Instagram  hanya 11,8%. Proporsi responden yang punya 'banyak teman' di  platform  media sosial lainnya juga jauh lebih kecil, seperti terlihat pada grafik. Bahkan  Youtube  tampaknya menjadi media sosial yang paling sulit digunakan untuk membangun pertemanan, karena responden yang punya 'banyak teman' di  platform  ini hanya 2,2%. Hal tersebut mengindikasikan bahwa setiap  platform  media sosial bisa memberi pengaruh tersendiri pada perilaku penggunanya .  Semisal, orang bisa lebih terbuka dalam meminta atau menerima pertemanan di Facebook, namun berubah menjadi

Indonesia: Hampir 70 persen sumber air minum rumah tangga tercemar limbah tinja

  Wash Spesialis United Nations Children's Fund (UNICEF) Indonesia, Maraita Listyasari menyebut, air minum dalam rumah tangga di Indonesia telah tercemar limbah tinja mencapai 70 persen.  Maraita mengatakan, angka tersebut berdasarkan data dari Kemenkes. Ia pun mendorong kepada masyarakat Indonesia untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Selain dari upaya PHBS, perlu didukung dengan upaya meminimalisir penyakit seperti rutin menyedot septic tank (WC) 3-5 kali dalam setahun. Kemudian, perlu untuk memasang WC dengan benar serta terhubung dengan sistem perpipaan. "Untuk meminimalisasi terjadinya penyakit pastikan toilet di rumah terhubung dengan sistem perpipaan atau WC. Kemudian, sedot 3-5 kali setahun dan jangan tunggu sampai penuh," tegas Maraita seperti dikutip dari  okezone.com , Jumat, 21 Oktober 2022. Maraita menambahkan, agar melakukan pengelolaan sanitasi dengan baik. Sebab, virus dan bakteri bisa masuk lewat mana saja sesuai dengan yang ditunjukkan

Perkiraan Jaringan 6G Masuk Ke Indonesia

Indonesia baru memulai uji coba teknologi telekomunikasi dan informasi berbasis 5G. Namun sejumlah negara maju diketahui sudah memulai kajian pengembangan teknologi jaringan internet 6G. Nantinya teknologi baru tersebut diprediksi memiliki kecepatan internet 100 kali lebih cepat dari 5G. Kemampuan unduhnya mencapai 1 terabyte per sekon yang setara dengan 142 jam film per detik. Begitu pula dengan pita spektrum gelombang sinyal berkisar 300-3.000 gigahertz (GHz), sedangkan 5G hanya berfrekuensi 30-300 GHz. Spektrum tersebut bersifat paralel dengan spektrum frekuensi. Jaringan 6G mendorong adopsi teknologi baru, seperti hologram, realitas tertambah (AR), dan realitas virtual (VR). Sejumlah negara mulai mendaftarkan hak paten dalam penggunaan jaringan 6G. Tiongkok telah mendaftarkan 13.449 paten atau 35% dari total 38.032 paten 6G di dunia. Negara lainnya pun menyusul, seperti Amerika Serikat (6.926 paten), Eropa, (4.933 paten), dan Jepang (4.756 paten). Sementara di Indonesia jaringan in