Langsung ke konten utama

Warga RI Lebih Suka Berteman di Facebook Ketimbang Medsos Lainnya



Berdasarkan survei Kementerian Komunikasi dan Informatika bersama Katadata Insight Center (KIC), Facebook tampaknya mampu membuat penggunanya lebih banyak berteman ketimbang media sosial lain.

Dari sekitar 11 ribu orang yang disurvei, ada 30,8% responden yang memiliki teman/followers/subscribers lebih dari 1.000 orang di Facebook. Sedangkan responden yang memiliki teman dengan jumlah serupa di Instagram hanya 11,8%.

Proporsi responden yang punya 'banyak teman' di platform media sosial lainnya juga jauh lebih kecil, seperti terlihat pada grafik.

Bahkan Youtube tampaknya menjadi media sosial yang paling sulit digunakan untuk membangun pertemanan, karena responden yang punya 'banyak teman' di platform ini hanya 2,2%.

Hal tersebut mengindikasikan bahwa setiap platform media sosial bisa memberi pengaruh tersendiri pada perilaku penggunanyaSemisal, orang bisa lebih terbuka dalam meminta atau menerima pertemanan di Facebook, namun berubah menjadi lebih tertutup di platform lain.

Survei ini dilakukan terhadap 11.305 responden yang tersebar di 34 provinsi Indonesia. Sebagian besar responden masih tergolong muda, dengan rincian 54% dari generasi milenial (23-38 tahun) dan 32,5% dari generasi Z (17-22 tahun).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Indonesia: Hampir 70 persen sumber air minum rumah tangga tercemar limbah tinja

  Wash Spesialis United Nations Children's Fund (UNICEF) Indonesia, Maraita Listyasari menyebut, air minum dalam rumah tangga di Indonesia telah tercemar limbah tinja mencapai 70 persen.  Maraita mengatakan, angka tersebut berdasarkan data dari Kemenkes. Ia pun mendorong kepada masyarakat Indonesia untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Selain dari upaya PHBS, perlu didukung dengan upaya meminimalisir penyakit seperti rutin menyedot septic tank (WC) 3-5 kali dalam setahun. Kemudian, perlu untuk memasang WC dengan benar serta terhubung dengan sistem perpipaan. "Untuk meminimalisasi terjadinya penyakit pastikan toilet di rumah terhubung dengan sistem perpipaan atau WC. Kemudian, sedot 3-5 kali setahun dan jangan tunggu sampai penuh," tegas Maraita seperti dikutip dari  okezone.com , Jumat, 21 Oktober 2022. Maraita menambahkan, agar melakukan pengelolaan sanitasi dengan baik. Sebab, virus dan bakteri bisa masuk lewat mana saja sesuai dengan yang ditunjukkan

Perkiraan Jaringan 6G Masuk Ke Indonesia

Indonesia baru memulai uji coba teknologi telekomunikasi dan informasi berbasis 5G. Namun sejumlah negara maju diketahui sudah memulai kajian pengembangan teknologi jaringan internet 6G. Nantinya teknologi baru tersebut diprediksi memiliki kecepatan internet 100 kali lebih cepat dari 5G. Kemampuan unduhnya mencapai 1 terabyte per sekon yang setara dengan 142 jam film per detik. Begitu pula dengan pita spektrum gelombang sinyal berkisar 300-3.000 gigahertz (GHz), sedangkan 5G hanya berfrekuensi 30-300 GHz. Spektrum tersebut bersifat paralel dengan spektrum frekuensi. Jaringan 6G mendorong adopsi teknologi baru, seperti hologram, realitas tertambah (AR), dan realitas virtual (VR). Sejumlah negara mulai mendaftarkan hak paten dalam penggunaan jaringan 6G. Tiongkok telah mendaftarkan 13.449 paten atau 35% dari total 38.032 paten 6G di dunia. Negara lainnya pun menyusul, seperti Amerika Serikat (6.926 paten), Eropa, (4.933 paten), dan Jepang (4.756 paten). Sementara di Indonesia jaringan in